Bismillah | Assalamu'alaikum | Quds Aqillah

Jumat, 16 Desember 2011

Maafkan Aku Suamiku, Aku Tak Bisa Penuhi Hakmu Saat ini

Hak-hak seorang suami tatkala dilaksanakan oleh sang istri dengan penuh keridhaan maka akan berbuah pahala. Namun tentunya hak-hak tersebut tidak melanggar hak-hak Allah. Misalnya salah satu hak suami terhadap istri adalah melayaninya ditempat tidur (jima’). Bahkan jika isteri tidak mematuhinya, malaikat pun akan ikut marah terhadap sang istri yang menolak suaminya tersebut.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu’alaihi wasallam, beliau bersabda:

“Jika seseorang suami memanggil istrinya ke tempat tidur (untuk bersetubuh) lalu istrinya enggan sehingga suami tidur dalam keadaan marah, niscaya para malaikat akan melaknat si istri sampai pagi.” (HR Muslim (2/1060))


Namun disuatu kondisi, sang istri memang tidak boleh melayani suami yaitu saat haidh. Butuh pengertian yang didasari ilmu bagi para suami agar tidak terjerumus ke dalam kesalahan fatal. Mengapa demikian? Karena jima’ dengan wanita haidh hukumnya haram. Sebagaimana firman Allah,

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah haidh itu adalah kotoran. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita diwaktu haidh dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” (QS Al-Baqarah: 222)

“Hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita diwaktu haidh‘ maksudnya jima’ (di kemaluannya) khususnya karena hal itu haram hukumnya menurut ijma’. Pembatasan dengan kata “menjauh pada tempat haidh’ menunjukkan bahwa bercumbu dengan istri yang haidh, menyentuhnya tanpa berjima’ pada kemaluannya adalah boleh. (Tafsir As Sa’di jilid 1, hal 358)

Sabda Nabi shallallahu “alaihi wasallam,

“Lakukanlah segala sesuatu terhadap isterimu kecuali jima.” (Shahih Ibnu Majah no:527, Muslim I:246 no 302)

Sang istri hendaknya menolak dengan halus jika suami menginginkannya dan menjelaskan bahwa jima’ saat haidh hukumnya haram baik bagi sang suami maupun sang istri. Hal tersebut sesuai dengan perkataan Syaikh Utsaimin rahimahullah bahwa seorang suami haram menggauli istrinya saat haid dan haram pula bagi istrinya melayaninya. (Aktsar Min Alf Jawab Lil Mar’ah)

Namun hal ini tidak menutup kemungkinan bagi suami untuk bercumbu dengan istrinya tanpa jima’. Sebagaimana penjelasan Syaikh As sa’di dalam tafsirnya bahwa bercumbu dengan istri yang haid, menyentuhnya tanpa jima’ boleh.

Dari Aisyah radhiyallahu’anha berkata “Rasulullah memerintahkan kepadaku agar memakai kain sarung kemudian aku memakainya dan beliau menggauliku.” (Al Mughni (3/84), Al Muhadzab (1/187))

Dari Maimunah, ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah menggauli salah satu istrinya sedangkan ia haid, ia (istri) mengenakan kain sarung sampai pertengahan pahanya atau lututnya sehingga beliau menjadikannya sebagai penghalang.” (HR. Bukhari:64)

Batas Waktu Menjauhi Wanita Haidh

فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ

“Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” (QS Al Baqarah: 222)

“Sampai mereka suci‘ artinya bahwa darah mereka (wanita haid) telah berhenti, hilanglah penghalang yang berlaku saat darah masih mengalir. (Tafsir As Sa’di jilid 1,hal 358)

Menurut Al-Lajnah ad Daimah, ada 2 syarat kehalalan suami boleh berjima’ dengan istri (yang haid): terputusnya darah haid dan mandi suci. Dalil yang menguatkan pendapat ini adalah firman Allah, yang artinya: “janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” Qs Al Baqarah:222

Dalam Tafsir As Sa’di jilid 1 hal 358, “Janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci” maksudnya harus meninggalkan mencumbu bagian yang dekat kemaluan yaitu bagian diantara pusar dan lutut, sebagaimana Nabi melakukannya, bila beliau mencumbu istrinya pada saat istrinya itu sedang haidh beliau memerintahkan kepadanya untuk memakai kain lalu beliau mencumbunya. Sedangkan “Apabila mereka telah suci ” maksudnya sang istri telah mandi.

Bagaimana jika jima’ dengan istri yang haid karena tidak sengaja atau tidak tahu tentang hukumnya?

Imam Nawawi dalam kitab Syarhu Muslim III:204 mengatakan “Andaikata seorang muslim meyakini akan halalnya jima’ dengan wanita yang sedang haid melalui kemaluannya, ia menjadi kafir, murtad. Kalau ia melakukannya tanpa berkeyakinan halal, misalnya jika ia melaksanakannya karena lupa atau karena tidak mengetahui keluarnya darah haid atau tidak tahu bahwa hal tersebut haram atau karena dipaksa oleh pihak lain, maka itu tidak berdosa dan tidak pula wajib membayar kafarah. Namun jika ia mencampuri wanita yang sedang haid dengan sengaja dan tahu bahwa dia sedang haid dan tahu bahwa hukumnya haram dengan penuh kesadaran maka berarti dia telah melakukan maksiat besar sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Imam Syafii rahimahullah bahwa perbuatannya adalah dosa besar,dan wajib bertaubat.’

Jika sudah terlanjur mencampuri istrinya dalam keadaan haid, ada dua pendapat :

Sebagian para ulama berpendapat bahwa ia wajib membayar tebusan (kafarah). Pendapat ini diambil oleh Imam Ahmad dan Imam Nawawi. Syaikh Abdul “Azhim bin Badawi dalam kitabnya Al Wajiiz fi fiqhis Sunnah wal Kitabil “Aziz menyatakan bahwa pendapat yang kuat adalah yang mewajibkan membayar kafarah.
Berdasarkan hadits Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu:

Dari Nabi shallallahu’alaihi wasallam tentang seorang suami yang mencampuri isterinya di waktu haid, Rasulullah bersabda, “Hendaklah ia bershadaqah 1 dinar atau separuh dinar.” (Shahih Ibnu Majah no:523, Aunul Ma’bud I:445 no 261, Nasa’i I :153, Ibnu Majah I:210 no:640)

Sebagian yang lain menyatakan bahwa tidak mewajibkan membayar tebusan. Sebagimana pendapat yang diambil oleh madzab Hanafiyyah dan yang dikuatkan Syaikh Musthofa al-Adawi bahwa disunnahkan kafarat atas orang yang menggauli istrinya pada saat haid. Perbedaan ini muncul karena perbedaan pendapat mengenai keshahihan dalil-dalilnya.
Berapakah besar Kafarrah yang harus Dibayar?

Ada beberapa pendapat para ulama tentang masalah ini:

Ada perbedaan jumlah kafarrah jika jima’ dilakukan diawal atau akhir waktu haidh
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu secara mauquf,ia berkata,’Jika ia bercampur dengan isterinya diawal keluarnya darah maka hendaklah bershadaqah 1 dinar dan jika di akhir keluarnya darah maka setengah dinar.’ (Abu Daud no:238 dan “Aunul Ma’bud I:249 no 262)

Pendapat inilah yang diambil oleh madzab Imam Syafii

Menurut Imam Ahmad bahwa jika darah haid berwarna merah maka ukurannya adalah 1 dinar dan jika berwarna kuning maka ukurannya setengah dinar.(Ma’alim Sunan karya Al Khithabi (1/181).
Menurut syaikh Albani rahimahullah, kafarah dibayarkan sesuai dengan kemampuan orangnya.
Catatan tambahan: 1 dinar = 4,25 gr emas, adapun nilai dinar disesuaikan dengan mata uang setempat.

Apakah Kafarrah juga dibayarkan oleh isteri?

Jika isteri melayaninya dengan sukarela maka ia harus membayar kaffarah, tetapi jika ia melakukan karena paksaan maka ia tidak harus membayar tebusan berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam:

“Umatku dimaafkan karena salah,lupa dan apa-apa yang dipaksakan atasnya.”

(Lihat Az-zakah wa Tathbiqatihan hal 91)

Semoga dengan pembahasan yang sedikit ini dapat menambah pengetahuan wanita tentang hal yang penting namun terkadang dianggap tabu. Jika memang sang suami belum mempunyai pemahaman mengenai hal tersebut, hendaklah sang istri yang berusaha menjelaskannya dengan semampunya agar tidak terjerumus kedalam kekhilafan. Ingatlah wahai saudariku, tunaikanlah hak Allah terlebih dahulu daripada hak suamimu.

Wallahu a’lam.

***
Artikel muslimah.or.id
Penyusun: Ummu Hamzah Galuh Pramita
Murajaah: Ust Ammi Nur Baits

Rujukan:

Aktsar Min Alf Jawab Lil Mar’ah, Khalid al-Husainan (terj),Darul Haq
Al Maushu’ah Al Fiqhiyyah Al Muyassarah Fi Fiqhil Kitaab wa Sunnatil Muthoharah, Syaikh Husein bin “Audah Al “Uwaisah
Al Wajiiz fifiqhis Sunnah wal Kitabil “Aziz (terj),Pustaka As Sunnah
Isyarat fi Ahkamil Kaffart, Prof Dr Abdullah bin Muhammad bin Ahmad ath-thayyar (Terj),Pustaka Al Sofwa
Tafsir As Sa’di, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di (terj),Pustaka Sahifa

Komentar :

ada 0 komentar ke “Maafkan Aku Suamiku, Aku Tak Bisa Penuhi Hakmu Saat ini”

Posting Komentar

Download Nasyid Gratis

EDCOUSTIC
1. Menjadi Diriku
2. Muhasabah Cinta
3. Kamisama
4. Berubah
5. Nantikanku Dibatas Waktu
6. Pemuda Palestina
7. Cinta Berkawan
8. Remaja Peduli

Ar-Ruhul Jadid
1. Ar Ruhul Jadid

IZZIS
1. Sang Murabbi
2. Rabithah
3. Panglima Perang
4. Selamat Tinggal Sahabat
5. Tsabat
6. Intifadhah

SUARA PERSAUDARAAN
1. Latar Dunia Islam

RAIHAN
1. Demi Masa
2. Peristiwa Subuh
3. Senyum
4. 25 Rasul
5. Sesungguhnya
6. Ya Rasulullah
7. Syukur
8. Ashabul Kahfi
9. Harapan Ramadhan
10. Thank You Allah
11. Alam Semesta
12. Assalammualaikum
13. Bismillah
14. Bismillah
15. Kehidupan
16. Satu Pagi DiHari Raya
17. Kasih Sayang
18. Mengemis Kasih
19. Ababil
20. Balada Shalawat
21. Rayuan Rindu
22. Tihamah
23. Cinta Hakiki
24. Haji Menuju Allah
25. Damba Cintamu
26. Ching Ai Ching
27. Tanya Ibu dan Ayah
28. Gema Alam
29. Untuk Mu Palestin
30. Carilah Cinta
31. Yang Disembah
32. 10 Malaikat
33. Kita Hamba
34. Wahai Kawan
35. Antara Dua Cinta
36. Keikhlasan
37. Terimalah Aku
38. Matta Massa
39. Keindahan Alam
40. Mari Berhibur
41. Wahai Saudara
42. Nabi Anak Yatim

SAMI YUSUF
1. Hasbi Rabbi
2. Try Not To Cry
3. Ya Rasulullah
4. I Have seen
5. Ya Musthafa
6. Al Mualim
7. My Ummah
8. Ya Thoiba
9. 99 Names Of Allah
10. Bismillah
11. Eid Song
12. Ya Ommi
13. Allahu Allah
14. The Creator
15. The Teacher
16. Allah ho
17. La illa ha illallah


SOLDIERS OF ALLAH
1. 1924
2. Muslim Scholars For Hi
3. Bring Islam Back
4. Polical Manipulation
5. Starting Info Kafirs Eyes
6. Imaginary Walls
7. No Compromise
8. Muslim 4 Life

SAUJANA
1. Sepohon Kayu
2. Suci Sekeping Hati
3. Keluarga Bahagia
4. Sendiri
5. Bulan Bintang
6. Antara Dua Cinta
7. Kla Project
8. Damai Yang Hilang
9. Rahmat Kasihmu
10. Usia Antara Masa
11. Pada Mu Selamanya
12. Jendela Hati
13. Sepohon Kayu
14. Lakaran Minda
15. Jalan Sehala
16. Selamat Hari Lahir

Star Five
1. Cermin Tak Pernah Berdusta
2. Warna-Warna Cinta

BROTHERS
1. A Muslim Country Kid
2. Cinta Allah
3. Doa Perpisahan
4. Epilog Seorang Hamba
5. Hayya Bil Jihad
6. Iman
7. Kedamaian
8. Kembalikan Kegemilangan
9. Kesaksian
10. Lagu Kedamaian
11. Lagu Untuk Ibu
12. Mahligai Kebahagian
13. Mencari Kebahagian
14. Ojo Kelalen
15. Pohon Hijau
16. Satu Perjuangan
17. Selamat Berjuang
18. Sepi Perantau
19. Teman Sejati
20. Teruskan Perjuangan
21. Untukmu Teman
22. Wahai Kekasih
23. Warna-Warna Cinta
24. Sahabat Perjuangan
25.Sahabatku

DIWANI
1. Cahaya Mata 2. Di Hening Malam
3. Hakikat Diri
4. Jalan Yang Satu
5. Yang Abadi

HIJJAZ
1. Berusaha Berjaya
2. Bismillah
3. Cahaya Ilahi
4. Dinul Huda
5. Fatamorgana
6. Kala Subuh
7. Kasih Mesra
8. Malam
9. Mata Hati
10. Meniti Mimpi
11. Munajat Seorang Hamba
12. Pandangan Mata
13. Pelita Hidup
14. Puteriku Sayang 15. Rasul Junjungan
16. Selamat Pengantin Baru
17. Rasulullah
18. Zapin Kesyukuran
19. Kau Sahabat Kau Teman
20. Selimut Putih

IN TEAM
1. Impian Kasih
2. Rabiatul Adawiyyah
3. Selamatkan Dunia
4. Akrab Persahabatan
5. Allah is The Only One
6. Kasih KeKasih
7. Kebesaran Al Quran
8. Siti Khadijah
9. Nur Kasih
10. Sutera Kasih

NADA MURNI
1. Hati Yang Gersang
2. Dari Suatu Hati
3. Dedaun Kasih
4. Haji Akhir Zaman
5. Kasih dan Sayang
6. Kegelapan Malam
7. Kembalilah Kasih
8. Mujahid Dakwah
9. Pengantin Baru
10. Sunnah Berjuang

NAHWAN NUR
1. Anugerah
2. Kerinduan Semalam
3. Ranjau Perjuangan
4. Sajak Syed Qutb
5. Untukmu Mujahidah Sejati

NOWSEEHEART
1. Damai Yang Hilang
2. Holding On You
3. Keindahan Alam
4. Ranjau Berduri
5. Jalan Sehala

PUISI ISLAM
1. Sajak Kelahiran
2. Sepohon Kayu
3. Selimut Putih

QATHRUNNADA
1. Cinta Agung
2. Kasih Sayang Sudah Mati

ROBBANI
1. Mentari Merah di Ufuk Timur
2. Saksi Feat Mawi
3. 7 Hari
4. Adab dan Sopan
5. Anak Sholeh
6. Bidadari
7. Cahaya
8. Cari Pasangan
9. Ingat 5 Sebelum 5
10. Insani
11. Intifada
12. Iqrar
13. Kawan
14. Pergi Tak Kembali

SHOUTUL HAROKAH
1.Pembukaan
2.Harapan Itu Masih Ada
3.Bait Perjuangan
4.Lirih Pembebasan
5.Tekad Perjuangan
6.Palestina Tercinta
7.Cita Pemuda
8.Iftitah
9. Merah Saga

THE FIKR
1.Wanita Shalehah
2.Shalawat
3.Cinta
4.Karunia-Mu
5.Hidayah Ilahi
6. Bibir Merah
7. Cahaya-Mu
8. Cinta di Atas Cinta
9. Jagalah Hati
10. Karena Aku Hambamu
10. Menggapai

JUSTICE VOICE
1. Jangan Mepet-Mepet
2.Ramadhan Kembali
3.ABeGe
4.Our Happy Days
5. Senandung Rindu
6. Rindu Ramadhan
7.Nuansa Pagi
8.Ibunda
9.Mari Bernasyid
10.Problema
11.Al Hamdulillah
12.Rumus Canggih
13.Rasulullah
14.Gembira Lebaran
15.Ramadhan Kembali
16.Futur
17.Senyum Dong Friend
18.Hari Bahagia
19.Pede Aja Lagi
20.Lihat Dunia
21. Sahabat
21. apa yg terjadi

THUFAIL AL GHIFARI
::Album Syair Perang Panjang
::Album Dari Atas Satu Tanah Tempat Kita Berpijak

1. Catatan Terakhir
2. Dari Atas Satu Tanah Kita Berpijak
3. Puritan Homicide Is Dead
4. Thufail dan Mikrofon
5. Surat Untuk Ibu
6. Doa Batu dan Air Mata
7. Berita Hari Ini
8. Democrazy
9. Revolutionary
10. Konspirasi_Magdalena
11. Metamofosis

AL VEOLI
1. Kau Miliknya

FALIQ
1. Aku Pohon Rindang dan Ilalang
2. Hitam Putih
3. Taman Dzikir

FATIH
1. Anyta
2. Cinta
3. Coba Kubuka
4. Dzikir
5. Futur
6. Hidupmu Kan Berarti
7. Ikan Laron dan Semut
8. Mentari
9. Syukur di Masa Muda
10. bersyukur

FIRDAUS
1. Menangislah di Bahuku

GRADASI
1. Epik Sejati
2. Gantole
3. Pematang
4. Persembahan Cinta

HARIS
1. Terpenjara
2. Guruku
3. Keimanan
4. KuBisa

SYAFF-FIX
1. Berperang
2. Dalam Doa
3. Kemarin Sekarang Esok
4. Lupa Usia
5. Manusia
6. Ramadhanku
7. SSTG
8. Pantai Maha Karya
9. Secara
10. Sandiwara Cinta
11. Terpuruk

TASHIRU
1. Sendiri
2. T4
3. Tiada Kata Terucap
4. Maaf Tuk Berpisah
5. Optimis Sajalah

MISSILE
1. Doa
2. For U To Find
3. Hati Tak Secantik Wajah
4. Kasih Sayang
5. Menebar Senyuman
6. Renungan Hamba
7. Usah Cemas dihari Tua

Al Matsurat
1. Matsurat Pagi
2. Matsurat Sore


:: Kumpulan Nasyid Arab
:: Kumpulan Nasyid Syair

LIRIK NASYID
1. Shaff-Fix
2. Sami Yusuf
3. Inteam
4. Hijjaz
5. Bisikan Nurani
6. Di Persimpangan Aku Berdiri
7. Menangislah di Bahuku
8. Keimanan
9. Menjadi Diriku
10. Kuharap Cinta
11. Jalan Sehala
THE ZIKR
1. Mengemis Kasih
2. Kasih Mesra
3. Rasulullah
4. Antara 2 Cinta
5. Kehidupan
6. Perantau
7. Air Mata Keinsafan
8. Disinilah Kita
9. Antara 2 Cinta
10. Istri Solehah
11. Tak Seindah Sentuhan Mata

Follow by Email

quds-aqilah